TIPS MENGHADAPI GEMPURAN MARKETPLACE BESAR DI ERA GLOBAL.

By | 12/04/2016

il_fullxfull.610444291_a261Kabar mengejutkan dari dunia bisnis online. Bahwa alibaba group sudah mengakuisisi salah satu marketplace terbesar di asia tenggara, yaitu lazada. Hal ini menunjukkan perkembangan bisnis ecommerce mencapai puncaknya, brand brand besar mengakuisisi bisnis bisnis yang sealiran dan untuk memperkuat brand besarnya.

Seperti kita tahu lazada adalah marketplace yang brandnya sudah sangat kuat di asia tenggara. Ada di Malaysia, Indonesia, thailand, philipina dan lainnya. Akhirnya mereka takluk juga dengan pinangan om Jack Ma. Di beli dengan harga 1 milliar dollar. ( kalau dibelikan es cendol, kira2 dapat berapa gelas ya? Wakakkaa ).

Melihat fenomena ini, kita sebagai pelaku bisnis online, khususnya online shop, harus waspada. Kenapa harus waspada? Anda tahu, lazada adalah pedagang juga, selain penyedia lapak lazada juga menjual barang sendiri. Dia juga melayani pedagang lain yang ingin numpang jualan. Perlu anda tahu, dia pegang database buyer anda, nama dan jenis produk anda, berapa total jumlah penjualan anda, semua tercatat dgn baik di lazada. Bisa saja dia menjual barang yang sama dengan produk anda. Dengan harga yang lebih murah, bisa teler anda. Hal ini sama seperti amazon juga.

Oleh karena itu, anda harus mulai membangun database buyer anda sendiri, membangun brand anda sendiri, mengumpulkan data buyer anda sendiri. Bahasa gaul nya, kumpulin dan bangun tribes anda. Supaya ke depan anda bisa jualan produk apa saja ke mereka.

Kita bersaing dengan seller di Tokopedia saja sering ampun-ampun, gimana bersaing dengan LAZADA yang modalnya trilliunan rupiah. Makanya, kita harus tahu sumber barangnya. Supaya tetap bisa bersaing. Saya sudah meneliti secara singkat, seller seller di toped itu kebanyakan sekarang impor sendiri. Ambil langsung dari china. Mungkin dia dulu juga ambil di importir, lama-lama makin pinter dia cari sendiri. Di china itu memang banyak yang murah produknya. Jika anda selama ini lihat di aliexpress atau situs lainnya murah, hmmm…. itu belum murah. Masih adayang jauh lebih murah. Karena seller di aliexpress itu juga semacam seller di tokopedia. Bedanya dia di china, kita di indonesia. Hehhehe….

Selain itu anda harus punya akses ke sumber produksi nya langsung. Tentu anda tahu, dimana sih kita kulakan barang yang harga nya miring. Di China, ya di china, negara asal alibaba. Induk semang dari lazada. Tentu lazada ke depan akan di supply dari sana langsung. Dari juragannya. Tentu dia akan mudah menggoreng harga atau menjatuhkan harga. Karena dia punya akses ke sumber nya. Makanya hal ini harus kita antisipasi lebih awal. Bagaimana jika dia menjatuhkan harga? Misal Cuma ambil untung 30% dari harga di china? Apakah anda akan mampu bertahan sebagai reseller atau orang yang kulakan di importir?

Seandainya anda bisa punya akses ke china, langsung ke pabrik atau pusat grosir nya di china, pasti anda akan mampu bersaing. Minimal bisa menyamakan harga. Syukur2 bisa dibawah nya. Apakah bisa om? Bisa. Misal saja anda jualan powerbank, harga di china 50rb. si lazada jualnya 100rb. Maka anda bisa menjualnya dengan harga 90rb atau 95rb. Pasti laku. Karakter buyer indonesia, selisih murah 5 ribu,kebanyakan memilih yang lebih murah 5rb. Apalagi jika dia ambil grosir ditempat anda. Misal buyer beli 100biji. Maka buyer sudah hemat 500.000. lumayan kan?

Tapi seandainya anda tidak punya akses sumber kulakan yg murah, maka pasti anda kalah bersaing. Misalnya lazada jual 100rb, lha anda ambil grosir di indo atau reseller, senilai 80rb. Maka jika anda menjual harga 100rb dgn untung 20rb per item, jelas anda rugi. Dapat untung pun tipis, tidak sebanding dengan upaya atau kerja keras anda. Kalau anda jual diatas lazada, saya yakin produk anda tidak laku, kecuali punya lazada habis atau seller lain kosong. Apa solusinya?

Maka nya, jika anda pemilik toko online, anda harus punya akses ke sumber produksi, tahu cara memasukkan ke indonesia dan tahu cara menjualnya. Supaya bisa tetap bertahan. Seperti yang saya lakukan selama ini. Impor langsung dari china, dari sumber produksi nya. Jadi saya tetap bisa bertahan. Kalau mau perang harga dengan saya, ya saya layani. Karena saya kulakan langsung di negara asalnya. Biaya memasukkan ke indonesia ya sama dengan mereka. Jika anda ambil dari reseller atau importir, maka keuntungan anda sudah tergerus banyak. Mau nasib anda seperti itu?

Apakah harus besar om modalnya untuk memulai ambil barang dari china? Tidak. Ya anda tidak salah. Sebenarnya 5 juta pun sudah cukup kok. Tergantung besar kecilnya barang yang anda beli. Bagi anda yang masih modal minim, misal modal 2 juta, maka carilah komunitas yang bisa di ajak odong-odong. Untuk impor bersama. Berbagi idea dan produk, kuncinya adalah BERSEKUTU atau berserikat. Bersatu kita teguh, bercerai kawin lagi, hahhaa… bercanda. maksudnya, jika kita bersatu dan bersekutu maka daya gempur kita akan lebih. Terasa ringan mengangkat beban yang banyak ( order tadi ).

Jika anda tidak tahu cara gimana datangkan barang dari china, anda bisa bertanya ke saya. Bisa belajar bareng. Gimana cara impor yang aman dan tidak tertipu seller. Dimana anda bisa kulakan yang murah. Anda bisa belajar di ExportImportBlueprint.com ini. Anda akan di bimbing langsung maupun video. Mau ikut bareng langsung ke china juga bisa. Saya sering bolak balik ke china setahun terakhir ini.

Jadi mulai sekarang, carilah teman odong2 dan orang yang bisa masukkan barang. Dijual bersama dan bekerja sama dalam artian mendatangkan barang impor, serta harga dibuat kesepakatan. Jika melanggar aturan harga minimal, kick saja. Mumpung belum total di supply dari china, masih ada waktu buat mulai membenahi binsis kita. Mempersiapkan segala sesuatunya.

Tapi kalau anda sudah puas dengan kondisi anda saat ini, silahkan. Tidak apa2. Namun dalam bisnis online itu, perkembangannya begitu cepat. Bisa hitungan menit dan jam. Tidak ada kata terlambat, yang anda anda bertindak atau berdiri sebagai penonton saja.

Semoga tips menghadapi gempuran marketplace besar ini bermanfaat. Jika anda rasa bermanfaat, anda boleh share dan bagikan ke kawan-kawan anda.

Silahkan bagikan ke teman-teman anda di :